PIDIE — Menyambut datangnya malam Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, para pemuda di Gampong Beurabo, Kecamatan Padang Tiji, menunjukkan semangat kebersamaan dengan menyiapkan panggung takbiran secara swadaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi tahunan masyarakat dalam memeriahkan malam kemenangan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Sejak beberapa hari terakhir, pemuda setempat terlihat bergotong royong membangun panggung sederhana yang akan digunakan sebagai pusat kegiatan takbiran. Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar, mereka bahu-membahu mendirikan panggung tanpa bantuan dana besar, melainkan murni dari kontribusi dan partisipasi masyarakat.
Salah satu pemuda setempat, Fadhil, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menyemarakkan malam takbiran, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga, khususnya antara pemuda dan masyarakat gampong.
“Ini sudah menjadi tradisi kami setiap tahun. Selain untuk takbiran, ini juga menjadi momen kebersamaan yang memperkuat hubungan antara pemuda dan warga,” ujarnya.
Selain pembangunan panggung, pemuda juga menyiapkan berbagai perlengkapan pendukung seperti pengeras suara, lampu hias, serta dekorasi yang akan menambah semarak suasana malam Idul Fitri. Rencananya, kegiatan takbiran akan diisi dengan lantunan takbir bersama, penampilan grup rebana, serta partisipasi anak-anak dan remaja gampong ini.
Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan secara sukarela melalui penggalangan dana oleh pemuda dengan tradisi “meuripei”. Dalam kegiatan tersebut, para pemuda berkeliling mengumpulkan sumbangan dari warga sebagai bentuk partisipasi bersama dalam menyukseskan malam takbiran.
Tidak hanya itu, dana yang terkumpul juga akan digunakan untuk menggelar khenduri raya, yakni makan bersama masyarakat pada malam takbiran. Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur, di mana seluruh warga dapat berkumpul dan menikmati hidangan secara bersama-sama dalam suasana kekeluargaan.
Kegiatan meuripei ini juga semakin semarak dengan keterlibatan warga yang baru pulang dari perantauan. Para perantau yang merupakan penduduk asli Gampong Beurabo Kecamatan Padang tiji Kabupaten Pidie turut berpartisipasi memberikan donasi dan dukungan, sekaligus mempererat hubungan emosional dengan kampung halaman.
Keuchik Gampong Beurabo melalui Sekretaris Gampong turut mengapresiasi inisiatif para pemuda yang secara mandiri menggerakkan kegiatan tersebut. Ia berharap semangat gotong royong ini terus terjaga dan menjadi contoh positif bagi generasi muda lainnya.
Keuchik Gampong Beurabo melalui Sekretaris Gampong turut mengapresiasi inisiatif para pemuda yang secara mandiri menggerakkan kegiatan tersebut. Ia berharap semangat gotong royong ini terus terjaga dan menjadi contoh positif bagi generasi muda lainnya.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena membawa nilai kebersamaan dan memperkuat identitas budaya lokal. Semoga pelaksanaan takbiran nanti berjalan lancar dan penuh khidmat,” katanya.
Apresiasi juga datang dari unsur tokoh masyarakat, yakni Tuha Peut Gampong dan Imum Meunasah. Mereka menilai keterlibatan aktif pemuda dalam kegiatan keagamaan seperti ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap syiar Islam sekaligus pelestarian tradisi gampong.
“Peran pemuda sangat penting dalam menjaga semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Kegiatan seperti ini patut didukung dan dipertahankan,” ungkap salah satu perwakilan Tuha Peut.
Senada dengan itu, Imum Meunasah menyampaikan harapannya agar malam takbiran tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang membawa keberkahan dan kekhusyukan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan suasana yang kondusif.
Di tengah perkembangan zaman, semangat swadaya yang ditunjukkan pemuda Gampong Beurabo menjadi cerminan kuatnya nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal yang masih terjaga. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat silaturahmi antara pemuda dan seluruh lapisan masyarakat. Malam takbiran pun diharapkan menjadi momentum kebahagiaan bersama dalam menyambut hari kemenangan.

