Korea-Indonesia MTCRC Tandatangani MoU dengan Pusan National University untuk Perkuat Kerjasama di Bidang Kelautan dan Perikanan

kreyatcenter MTRC Indonesia-Korea

Cirebon, 5 Agustus 2025 – Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) terus memperluas jalinan kerja sama strategisnya, kali ini dengan salah satu universitas ternama dari Korea Selatan, Pusan National University (PNU) BK21 School of Earth and Environmental System. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung pada 5 Agustus 2025 di MTCRC Cirebon Center antara PNU dan MTCRC. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dr. PARK Hansan dan Ibu Ivonne M. Radjawane, M.Si., Ph.D. selaku Direktur MTCRC, serta Prof. Boo Keun KHIM sebagai perwakilan dari Departemen Oseanografi Geologi, PNU.

Dalam sambutannya, Dr. PARK Hansan menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan global di sektor kelautan dan perikanan. Ia menyampaikan bahwa kerja sama dengan PNU merupakan langkah strategis untuk memperkaya ekosistem penelitian MTCRC melalui penguatan koneksi akademik dan pengembangan teknologi kelautan. Prof. Boo Keun KHIM juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh MTCRC, serta berharap agar kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar dalam jangka panjang dan menghasilkan temuan-temuan penting dalam bidang riset kelautan bagi kedua belah pihak.

Selain itu, Ibu Ivonne juga menyampaikan apresiasi atas terlaksananya penandatanganan kerja sama ini, dan menyatakan harapannya agar kolaborasi ini dapat berjalan dengan baik ke depannya. Ia juga menekankan bahwa melalui kerja sama ini, kedua institusi berpeluang untuk saling berbagi pengetahuan, memperluas wawasan ilmiah, serta memperkaya kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan. Untuk memperkaya agenda pertemuan kerjasama ini, berbagai kegiatan diselenggarakan guna mempererat hubungan kedua belah pihak. Rangkaian aktivitas diawali dengan kunjungan ke anjungan kapal riset MTCRC, ARA Boat, di pelabuhan Cirebon. Selanjutnya, peneliti MTCRC membimbing mahasiswa PNU dalam praktik lapangan meliputi identifikasi spesies bakau, survei pemetaan habitat, serta estimasi kandungan karbon dalam biomassa dan sedimen mangrove, sebagai bagian dari program “PNU meets the world program”. Sebagai penutup, peserta diperkenalkan pada berbagai fasilitas riset MTCRC, yang dilanjutkan dengan praktik pengolahan sampel air dan sedimen.

Penandatanganan MoU antara MTCRC dan PNU diharapkan menjadi titik awal dari kerja sama jangka panjang yang akan memperkuat kontribusi kedua institusi dalam mendukung peningkatan kapasitas penelitian kelautan dan pengayaan data lapangan empiris di Indonesia dan Korea Selatan.

Get 30% off your first purchase

X
Scroll to Top