SIGLI – Minggu (11/12) Gampong Baro Beurabo Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie selenggarakan Maulidur Rasul tahun 1444 Hijriyah. Rangkaian kegiatan maulid kali ini diawali dengan pembacaan kitab Barzanji oleh pemuda gampong setempat, dilanjutkan dengan makan kenduri maulid yang dihadiri oleh gampong tetangga sebanyak 7 gampong berdasarkan undangan yang disebarkan oleh pihak Pemerintah Gampong Baro Beurabo. Tradisi peringatan Maulidur Rasul ini telah menjadi tradisi tahunan yang dilakukan secara turun menurun oleh para leluhur gampong setempat walau dalam masa genting sekalipun perayaan maulid nabi wajib dilaksanakan menuerut kadar kemampuan dan merupakan perayaan yang sakral yang tidak boleh ditinggalkan. Keuchik Gampong Baro Beurabo, Muda Waly menyebutkan, walaupun diluar sana berkembang banyak pemahaman sesat yang membid’ahkan perayaan maulid nabi, namun di gampong ini kita malah mewajibkan perayaan Maulidur Rasum tersebut sebagai bukti kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Tidak boleh ada paham-paham (wahabi) yang berkembang di gampong kita yang melarang perayaan maulid nabi, sebut Keuchik Muda.
Kekompakan pemuda juga menjadi spirit dan penyemarak perayaan maulid nabi di gampong tersebut, mulai dari berbagai aktivitas persiapan sebagai panitia, penyambutan tamu dan jamuan makan khenduri bersama menjadi suatu warisan persatuan dan kesatuan pemuda yang patut diapresiasi dan diacungkan jempol.
Kegiatan perayaan maulid nabi tersebut berlangsung hingga malam hari yang dilanjutkan dengan ceramah maulid, yang disampaikan oleh Abiya Dr. Tgk. H. Muhammad Hatta, LC., M.Ed yang merupakan pimpinan Dayah Madani Al-Aziziyah Kabupaten Aceh Besar.
Ulama muda tersebut yang merupakan alumni Dayah MUDI MESRA Al-Aziziyah dalam ceramahnya menyampaikan bahwa, perayaan Maulidur Rasul ini merupakan wujud kecintaan dan rasa syukur kepada Allah SWT dan atas kelahiran baginda Nabi Besar Muhaamad SAW sehinggu manusia dapat menikmati hidup seperti saat sekarang ini.
Dengan berkat lahirnya nabi Muhammad SAW kita malam ini dapat merasakan kenikmatan dan kedamaian dalam ikatan ukhuwah islamiyah, pungkas Abiya.
Sebelum berlangsungnya ceramah maulid nabi, terlebih dulu diawali dengan santunan anak yatim yang berdomisili di gampong setempat. Keuchik Gampong Baro Menyebutkan, santunan anak yatim ini merupakan hasil dari sumbangan seorang dermawan di Kabupaten Pidie, H. Rahmatullah. Senantiasa Allah membalas kebaikan dan kedermawanan hambanya tersebut dengan rahmat Allah yang tidak pernah putus.
Semoga kepedulian dan kedermawanan bpk. Rahmatullah dapat bermanfaat bagi sipenerima itu sendiri dan menjadi amal jariyah bagi sipemberi untuk selama-lamanya, tutup Muda Waly.
Ceramah Maulid tersebut turut dimeriahkan dengan lantunan Ayat Suci Alquranul Karim dan Qasidah oleh Qari Nasional Aceh Tgk. Muhammad Thantawi.
Demikian rangkaian kegiatan peringatan Maulidurrasul di Gampong Baro Beura Kecamatan Padanga Tiji Kabupaten pidie, Aceh. Info lebih lanjut silakan klik Youtube



